Kami PMII telah membuat satgas anti politik uang dan tentu saja, kami banyak memiliki temuan yang berkaitan dengan politik uang. Banyak kader kami, keluarga dan saudaranya yang menerima uang atau barang berkaitan dengan pilkada,” tutur Adriana kepada wartawan di lokasi aksi.
Adriana mengaku prihatin dengan perilaku partai politik dan paslon yang telah mencederai proses demokrasi.
Partai, kata Adriana, yang seharusnya sebagai tempat pendidikan politik, saat ini malah telah jauh menyimpang dari fungsi yang sebenarnya.
“Pada pilkada kemarin, partai telah mencederai fungsi yang sebenarnya yang selama ini menjadi dasar pergerakannya. Akibatnya proses demokrasi kita tercoreng oleh adanya politik uang,” tandas Adriana.(*)
1 2
