Sekda Amar menggarisbawahi betapa pentingnya perhatian pada hal-hal kecil yang berdampak besar pada kesehatan dan perkembangan anak.
Lebih lanjut, Sekda Amar juga menyampaikan harapannya agar pemerintah dan seluruh stakeholder dapat semakin aktif dalam mendukung komunitas positif yang mampu menjauhkan anak-anak dari berbagai ancaman, seperti narkoba dan perundungan.
“Banyak hal yang dimintakan kepada pemerintah, salah satunya adalah tes urin. Namun, hal ini harus diimbangi dengan pengaktifan komunitas yang positif agar anak-anak kita terhindar dari bahaya narkoba dan perundungan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional, Sekda Amar juga memberikan doorprize kepada anak-anak yang hadir, dengan hadiah utama berupa sepeda.
Hadiah ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus bersemangat dalam belajar dan beraktivitas positif.
Acara ini menjadi momen penting dalam memperkuat komitmen semua pihak untuk melindungi dan mendukung anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, sekaligus menekankan pentingnya kualitas keluarga dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas di masa mendatang.
Baca juga : Janjikan Kerja Ke Inggris, Oknum Pegawai Disnakertrans Kab Tasik Diduga Tipu Warga Rp40 Juta
Sementara itu Kabid P3A pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak ibu Kalsum., SKM., MM.Inov menambahkan
“Kita setiap tahun, pada tanggal 23 juli selalu merayakan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional, yang mana ini salah satu cara kita bagaimana agar kita bisa mendengarkan suara – suara anak bagaimana mereka untuk bisa berkreasi, karena anak-anak punya hak untuk tumbuh dan berkembang, setiap anak bisa berpartisipasi dan berhak mendapatkan perlindungan, intinya dengan adanya peringatan hari anak ini, forum anak Kabupaten Sumbawa Barat bisa menyampaikan suara anaknya kepada Pemerintah Daerah setempat,” pungkasnya.(Red)
