Kab Tasik Obormerahnews.com-Investigasi mendalam yang dilakukan tim Obormerahnews.com di Desa Margaluyu, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang dan ketidaksesuaian standar dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca juga: Kabid Bangunan dan Kontruksi PUPR Kab Tasik Diduga Menjadi King Maker Dalam Bagi-bagi Proyek
Berdasarkan informasi dari narasumber terpercaya berinisial “Ad” serta observasi langsung di lapangan, ditemukan indikasi serius bahwa implementasi program ini jauh dari ketentuan yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) di bawah kepemimpinan Sudaryono.
Kualitas Menu Jauh dari Standar Gizi
Berdasarkan temuan di lapangan, menu MBG yang disajikan dalam baki logam standar hanya terdiri dari nasi putih, sepotong tahu goreng, sedikit tumis sayuran, sebutir telur rebus, dan seiris semangka yang dibungkus plastik.
Jika dikonversi, nilai bahan makanan ini dinilai jauh di bawah standar harga per porsi yang telah ditetapkan oleh BGN. Menu tersebut terlihat sangat minimalis dan tidak mencukupi kebutuhan nutrisi anak sekolah yang menjadi target utama program, yang seharusnya mencakup protein hewani, nabati berkualitas, serta buah-buahan dalam porsi yang ideal.
Pelanggaran Standar Higienitas Distribusi
Temuan lebih mencengangkan terlihat pada sistem distribusi makanan. Baki-baki makanan yang telah terisi terlihat dimuat ke dalam sebuah mobil minibus tua berwarna hijau tanpa pendingin (cooler box).
