Dalam konteks pemilihan kepala daerah, kesehatan tidak hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga kesiapan mental dalam menghadapi tekanan dan tanggung jawab yang besar. Tahapan pemeriksaan kesehatan ini diawasi ketat oleh KPUD beserta petugas kesehatan dari RSUP, sebagai upaya untuk menjamin transparansi dan keadilan bagi seluruh peserta Pilkada.
Tak hanya Fud Aher, seluruh pasangan bakal calon yang turut bertarung di Pilkada Sumbawa Barat 2024 juga menjalani pemeriksaan serupa. Hal ini menunjukkan bahwa proses seleksi pemimpin tidak hanya dilihat dari sisi elektabilitas, tetapi juga dari kesiapan fisik dan mental.
Dalam konteks kepemimpinan daerah, kesehatan seorang kepala daerah menjadi salah satu modal utama. Beban kerja yang berat serta tanggung jawab besar menuntut seorang pemimpin memiliki stamina yang baik. Fud Aher diharapkan mampu menjadi sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki visi dan misi yang jelas, tetapi juga fisik yang kuat untuk merealisasikan program-program yang telah dirancang.
“Seorang kepala daerah tidak hanya memiliki visi dan misi yang kuat, tetapi juga stamina dan kondisi fisik yang mendukung untuk menjalankan program pembangunan yang berkelanjutan, dan itu insyaallah ada di Fud Aher,” tambahnya.
Baca juga: Rekanan Curang, Garap Proyek Revitalisasi SMPN 3 Ciawi Diduga Asal Jadi, Disdik Sakit Mata?
Tahapan pemeriksaan kesehatan ini menandai langkah menuju tahapan selanjutnya. Setelah sebelumnya Fud Aher mendaftarkan diri ke KPUD Sumbawa Barat. (Red)
