Kaharuddin Umar, selaku ketua Koalisi pasangan calon nomor urut 1 (Amar Nurmansyah dan Hanipah) , hanya merespon singkat terkait dugaan politik uang yang diduga dilakukan oleh Paslon yang didukungnya.
“Mhn maaf sy tdk menyaksikan ttg hal itu. Menurut sy tdk bnr,” ungkapnya singkat, melalui pesan Whatsapps kepada wartawan.
Tak hanya Kaharuddin Umar, upaya konfirmasi kepada Ketua Bawaslu Sumbawa Barat, Khaeruddin, ST, belum membuahkan hasil.
Hingga berita ini diturunkan, Bawaslu Sumbawa Barat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan politik uang yang mencuat dari video ini.
Video kampanye ini telah menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan warga dan para pengamat politik di Sumbawa Barat.
Baca juga: Desa Beru Kecamatan Brang Rea, Wakili Prov NTB pada DGIP Tingkat Nasional Tahun 2024
Jika dugaan politik uang ini terbukti, maka peristiwa ini tak hanya akan mencederai proses demokrasi, tetapi juga menodai citra pemilihan kepala daerah yang seharusnya berjalan bersih dan adil.(Red)
