Pangandaran Obormerahnews.com-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan bahwa kondisi infrastruktur dan manajemen pengelolaan lahan parkir di pasar wisata (PW) tmasih jauh dari standar yang diharapkan, bahkan cenderung tidak terurus.
Asep juga menyoroti sejumlah kelemahan krusial yang ia temukan di lapangan, mulai dari masalah drainase yang buruk hingga absennya pembagian zona parkir yang jelas.
Menurut dia, kondisi fisik kawasan seluas 7,2 hektare tersebut saat ini masih perlu ditata secara serius. ”Kondisi existing di lapangan menunjukkan bahwa sentral parkir ini memang perlu fokus penataan. Ada beberapa blok yang sama sekali belum tersentuh pemeliharaan dengan baik,” ujar Asep, Jumat 5 Mei 2026.
Salah satu poin yang menjadi perhatian utama Asep adalah potensi terjadinya genangan air akibat drainase yang tidak berfungsi optimal
menekankan perlunya pemasangan hotmix (lapisan aspal) serta pengaturan elevasi lahan agar kawasan tidak tergenang saat hujan. Selain itu, ia menyoroti ketiadaan marka jalan dan rambu-rambu petunjuk yang seharusnya menjadi standar dasar sebuah pusat parkir wisata.
”Tidak ada konsep penataan mana tempat bus, mana kendaraan truk, dan mana mobil pribadi. Ini menunjukkan layoutnya tidak jelas. Kami juga sangat menyayangkan belum adanya rambu-rambu parkir yang memadai,” tuturnya.
