“Kebetulan jumlah penduduknya kurang lebih sekitar 100 KK, masih memerlukan campur tangan pemerintah dan Sanitasi kesehatannya perlu diperbaiki. Dari aspek kesehatan, nanti akan didatangi, termasuk penyuluhan pencegahan dan penanganan Stunting,” ungkapnya.
Drs. Tajuddin M.Si menambahkan, bahwa BBGRM merupakan program tahunan yang sifatnya nasional.
“Program Ini memang program nasional yang didesain untuk menanam nilai gotong royong dari sisi konsepsional. Gotong royong dilakukan di seluruh kecamatan se-KSB, cuma pencanangan dipusatkan di Jelenga. Kegiatan ini juga melibatkan AGR karena salah satu substansi dari tugas mereka (AGR) adalah gotong royong,” pungkasnya. (DND)**
1 2
