Yono menduga kewajiban PPL yang harusnya mensosialisasikan lebih jauh terkait pertanian pada warga masyarakat belum dilakukan sehingga petani di buat kebingungan
“Jelas dengan kondisi ini petani akan mengamuk karna kan sudah masuk masa pemupukan jika pupuk sulit di dapatkan maka terancam gagal panen dan ini sangat patal untuk petani”
Yono berharap ada perhatian khusus dari dinas terkait untuk segera menyikapi persoalan pupuk dan edukasi terhadap petani agar tidak terus menjadi polemik di masyarakat
“Harusnya segera di sikapilah oleh pemerintah karna ini menyangkut ketahanan pangan dasar untuk masyarakat ,jangan kan pupuk gratis yang membeli saja sangat kesulitan ininkan akan jadi polemik ”
Engkus selaku petani sidamukti membenarkan kondisi yang terjadi di masyarakat terutama petani.
Baca juga: Ketua PWRI Kota Tasik Bantah Keluarkan Statement Soal Kasus Media VS Oknum Polisi
“Kami sebagai petani kalau tidak ada kejelasan Maslah pupuk maka kami akan mengajak kelompok tani dan masyarakat khususnya petani untuk melakukan audensi ke dinas pertanian dan DPRD kabupaten Pangandaran ini persoalan perut rakyat,” ungkapnya.(Riz)**
