Pangandaran Obormerahnews.com-Osteoporosis kerap datang tanpa banyak tanda. Penurunan kepadatan tulang bisa berlangsung diam-diam, bahkan tanpa keluhan berarti.
Tak sedikit orang baru menyadari penyakit tersebut setelah mengalami patah tulang, meski hanya akibat cedera ringan.
Kondisi ini menjadi perhatian RSUD Pandega Pangandaran. Masyarakat diingatkan untuk lebih peduli terhadap kesehatan tulang, terutama ketika memasuki usia lanjut.
Sebab, risiko osteoporosis cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, khususnya pada perempuan setelah menopause.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran dr Hj Titi Sutiamah menjelaskan, terdapat sejumlah tanda yang patut diwaspadai.
Di antaranya patah tulang akibat benturan atau cedera ringan, tinggi badan yang semakin berkurang, postur tubuh mulai membungkuk, hingga nyeri tulang yang dirasakan secara merata.
Selain itu, osteoporosis juga dapat diketahui melalui gambaran radiologi tertentu saat seseorang menjalani pemeriksaan medis.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sepele. Pasalnya, tulang yang kehilangan kepadatan akan lebih rentan mengalami keretakan maupun patah tulang.
Padahal, proses penurunan kepadatan tulang sering kali tidak disadari sejak awal.
