Sumber juga mendengar, sekdes dan Kades Ajat sempat terlibat pertengkaran lantaran setiap pencairan dana desa Sekdes dan perangkat lainnya jarang dilibatkan setelah dana desa dicairkan
“Saya tau dia (Kades Cibatuireung) tidak percaya sama stafnya sendiri, makanya mawa karep sorangan kerjanya,” ucap sumber
Malahan, kata Sumber, Sekdes semakin naik pitam ketika mengetahui anggaran dana desa untuk proyek pisik harganya di mark up tidak sesuai dengan yang tertera pada RAB.
Selain itu, dalam memberikan bantuan Kades Cibatuireng disebut sering “pilih muka”.
“Dia kalau mau kasih bantuan lihat dulu, ini dukung dia atau tidak. Kalau tidak dukung maka lewat. Dia cari yang dia punya tim saja,” sebutnya.
Baca juga: Buntut Dugaan Kekerasan terhadap Aktivis Perempuan, Ratusan Mahasiswa Kepung Polres Tasikmalaya Kota
Sementara itu, Kades Cibatuireng Ajat saat dikonfirnasi selalu tidak ada dikantornya. SMS melalui aplikasi Whatsapp yang dikirim belum pernah dibalas. Begitu saat dihubungi lewat telepon belum perah mengangkatnya.(Tim)**
