Sumbawa Barat Obormerahnews.com-Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar rapat koordinasi lintas sektor di Gedung Kenawa Graha Praja Setda KSB dengan fokus pada upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit masyarakat (pekat). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah KSB, drh. Haerul, M.M., didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khusnarti, S.Pd., M.M.Inov.
Rakor tersebut dihadiri oleh unsur TNI, Polri, perangkat daerah terkait, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan kondisi sosial yang aman dan kondusif di Kabupaten Sumbawa Barat.
Dalam arahannya, Sekda Haerul menegaskan bahwa persoalan penyakit masyarakat merupakan kegelisahan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen. Ia menekankan bahwa upaya penanganan tidak cukup berhenti pada forum rapat, tetapi harus segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata di lapangan.
“Ini adalah kegelisahan kita semua. Kita tidak cukup hanya rapat, tetapi harus langsung mengeksekusi langkah-langkah konkret. Pemerintah daerah juga akan kembali menggelar rapat lanjutan untuk memastikan teknis pelaksanaan berjalan sesuai harapan,” tegasnya.Rabu (15/4/2026).
Sekda juga menyoroti bahwa kebijakan yang telah diterapkan, seperti jam malam bagi pelajar, belum sepenuhnya efektif tanpa dukungan pengawasan dan peran aktif seluruh pihak. Ia berharap Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dapat mengoptimalkan perannya, termasuk dukungan dari Agen PDPGR.
