Pangandaran Obormerahnews.com-Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pangandaran menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas bagi kepala desa dan perangkatnya se Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, Selasa (24/6/2025)
Baca juga: Sempat Tertunda Karena PSU, Bupati dan Wabup Tasikmalaya Ikut Retreat Gelombang II di IPDN
Bimtek yang dibuka langsung Kepala dinas Sosial dan PMD Kab Pangandaran, Trisno ini berlangsung di Gor desa Langkaplancar Kab Pangandaran.
Dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Unit Tipikor Satreskrim Polres Pangandaran AKP Rumanto, Kasi Intel Kejaksaan Kab Ciamis Arip, Irban II Dr Erik dan Kasi Intel Kodim Deni
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kepala desa dan perangkat desa dalam mengelola keuangan desa, sehingga dana desa dapat dikelola dengan baik dan transparan demi kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat terwujud ‘Desa Amanah’ dalam tata kelola pemerintahan desa yang baik, bersih, transparan dan akuntabel di Kabupaten Pangandaran.
“Pada asas transparan yaitu setiap pelaksanaan kegiatan harus memasang baliho transparansi, kemudian asas akuntabel dengan melaksanakan pertanggungjawaban 1 rupiah pun, saya minta komitmennya,” ujar Kepala Dinas Sosial dan PMD Kab Pangandaran, Drs Trisno, saat menyampaikan laporan kegiatan.
Ia menambahkan peningkatan kapasitas Kepala desa dan perangkatnya telah dilaksanakan sebelumnya, dan pihaknya sudah melaksanakan kegiatan serupa bagi seluruh Kepala Desa serta perangkat desa se Kabupaten Pangandaran.
Kepala bidang (Kabid) Dinas Sosial dan PMD Kab Pangandaran, Yuningsih menyampaikan terkait peningkatan kinerja aparatur desa.
Dia menyebutkan bahwa Kepala desa dan perangkat desa akan diberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan keuangan desa, termasuk penyusunan anggaran, pelaporan keuangan, dan pertanggungjawaban penggunaan dana desa.
Selain itu, Kata Yuningsih, masyarakat desa juga akan dilibatkan dalam proses pengawasan, sehingga penggunaan dana desa dapat dilakukan secara transparan dan akuntabel.
