Kab.Tasik obormerahnews.com-Pemerintah Desa Pusparahayu, Kecamatan Puspahiang, Kab Tasikmalaya bersama seluruh unsur masyarakat Kedusunan Cikupa RT.01/02, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi Tembok Penahan Tanah (TPT) di depan SD Mustika Sari yang mengalami longsor sejak tahun 2022 dan hingga saat ini belum juga mendapatkan penanganan serius dari Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (19/7/2025).
TPT tersebut merupakan bagian vital dari sistem perlindungan bangunan dan lingkungan sekolah. Kerusakannya telah berlangsung dari tahun 2022 dan meskipun pihak DPUTRLH telah melakukan pengecekan sebanyak dua kali, belum ada langkah konkrit berupa pelaksanaan perbaikan fisik di lokasi.
Hal ini memicu kekhawatiran besar terhadap keselamatan ratusan siswa SD Mustika Sari yang setiap hari beraktivitas di sekitar area rawan longsor,” ucap Rahmat Kepala Desa Pusparahayu.
“Kami tidak ingin tragedi terjadi terlebih dahulu baru ada tindakan. TPT yang longsor ini berada persis di depan sekolah, dan anak-anak sering bermain di area tersebut saat jam istirahat. Nyawa mereka dipertaruhkan setiap hari. Kami mohon pihak pemerintah Dinas DPUTRLH agar mempercepat proses perbaikan ini,” tegas Rahmat Kepala Desa Pusparahayu kepada awak media melalui pesan whatshapp.
