Close Menu
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook WhatsApp X (Twitter) Instagram
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
OBORMERAH
Beranda » Kunkun Nilai Program MBG di Kec Langkaplancar Rugikan Keberadaan Petani Lokal dan Jadi Ajang Bisnis
REGIONAL

Kunkun Nilai Program MBG di Kec Langkaplancar Rugikan Keberadaan Petani Lokal dan Jadi Ajang Bisnis

Tim redaksiBy Tim redaksiFebruari 1, 2026Tidak ada komentar170 Views
WhatsApp Facebook Twitter Email
Aktivis Pertanian Kabupaten Pangandaran, Kunkun Herawanto
Aktivis Pertanian Kabupaten Pangandaran, Kunkun Herawanto
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email

Pangandaran Obormerahnews.com– Aktivis pertanian Kabupaten Pangandaran, Kunkun Herawanto menilai, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Langkaplancar berpotensi merugikan keberadaan petani lokal.

Baca juga: Sebut Gaji Guru Dipotong Rutin Tiap Bulan, RPD: Disdik Kab Tasik Jangan Bersekongkol Dengan Kepsek

Bahkan diduga dipakai ajang bisnis orang-orang tertentu karena minimnya penyerapan produk lokal di program MBG

Kunkun menyebut, program pangan berskala nasional tersebut dinilai tidak bertumpu pada kelembagaan pangan yang telah ada, justru cenderung mendorong pembentukan skema baru yang berorientasi proyek.

Lebih lanjut, Kunkun menegaskan bahwa semestinya urusan pangan diserahkan kepada lembaga-lembaga yang telah berpengalaman dan berbasis pada produksi rakyat. Namun dalam praktiknya, pelaksanaan MBG justru bergantung pada vendor-vendor perusahaan besar yang mengendalikan rantai pasok, mulai dari produksi hingga distribusi.

“Bagaimana agar makanan yang dibagikan itu diproduksi oleh rakyat. Yang kita lihat sekarang justru kondisi petani di kecamatan Langkaplancar tidak dilibatkan dalam program MBG ini,”ujar Kunkun kepada Obormerahnews, Minggu (1/2/2026).

Kunkun mencontohkan menu MBG untuk buah-buahan, SPPG lebih memilih menggunakan prodak inpor seperti apel puji, pisang Cavendish, lengkeng dan buah pir ketimbang prodak lokal seperti pisang raja bulu

Padahal, sambung Kunkun pisang raja bulu itu merupakan jenis pisang terbaik di indonesia, karena dihasilkan oleh petani jadi jarang sekali dgunakan.

1 2
Ajang Bisnis Kunkun Langkaplancar Lokal Petani Program MBG Rugikan
Share. WhatsApp Facebook Twitter
Previous ArticleBhabinkamtibmas Desa Tamekan Bersama Warga Gotong Royong Bersihkan Saluran Air
Next Article Rion Sentil Kondisi Wisata Cipatujah: Pantai Berjejer Permukiman Kumuh dan Bau Menyengat
Tim redaksi
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

REGIONAL

Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

By Tim redaksiOktober 8, 20260

Pangandaran Obormerahnews.com-Tokoh Masyarakat Pangandaran, Jeje Wiradinata berbicara keras soal kemanfaatan peringatan milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.…

Warga Keluhkan Camat Gunungtanjung Kab Tasik Jarang Ngantor, Tokoh Sebut Kinrjanya Buruk dan Sering Mangkir Rakor

Oktober 8, 2026

Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Oktober 8, 2026

Begini Penjelasan RSUD Pandega Soal Perbedaan Flu Biasa vs Influenza A

Oktober 8, 2026

Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat

Oktober 8, 2026

BACA JUGA

LPM Kab.Tasik laporkan Distributor Nakal ke Kementerian

Januari 7, 2025

Ketua DPRD Pangandaran Dorong BK Tindaklanjuti Aduan Dugaan Keterlibatan Anggota Dewan dalam Kasus MBA

Maret 13, 2026

Suasana Sejuk dan Meriah Selimuti Kampanye Pesta Rakyat Fuad-Aher

November 23, 2024

Momentum 1 Muharram 1448 H, Kades Selasari Ajak Masyarakat Perkuat Semangat Hijrah

Juni 18, 2026

Kado Manis di Akhir Tahun, Bupati Pangandaran Raih Penghargaan Anugerah Philothra 2023

Desember 28, 2023

BERITA POPULER

Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

Oktober 8, 2026

Warga Keluhkan Camat Gunungtanjung Kab Tasik Jarang Ngantor, Tokoh Sebut Kinrjanya Buruk dan Sering Mangkir Rakor

Oktober 8, 2026

Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Oktober 8, 2026

Begini Penjelasan RSUD Pandega Soal Perbedaan Flu Biasa vs Influenza A

Oktober 8, 2026

Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat

Oktober 8, 2026

BERITA TERPOPULER

Diduga Gunakan Dana Hibah Rp4 Miliar Beli Mobil Atas Nama Pribadi, Ketua Baznas Kab Tasikmalaya Harus Bertanggung Jawab

By Tim redaksi

Ketua LPM Kab Tasikmalaya Tantang Ketua Baznas Tunjukan LPJ dan NPHD Bantuan Hibah ke Fublik

By Tim redaksi

Warga Laporkan Kades Sindangjaya ke Kejari Ciamis, Camat Mangunjaya Surati Inspektorat Minta Audit Dana Desa

By Tim redaksi

Kades di Pangandaran Murka Gegara Pemkab Lebih Memilih Beli Mobdin Baru Ketimbang Bayar Gaji Perangkat Desa

By Tim redaksi

Dinas-Dinas di Kab Pangandaran Ngeluh Kurang Anggaran, Ada Kepala Dinas Pilih Pakai Motor ke Kantor

By Tim redaksi
Facebook WhatsApp YouTube TikTok Instagram

Tabloid OborMerah

obormerah.com bisiknews.com

Unduh Aplikasi OborMerah

Tentang Kami + Pedoman Media Siber + Redaksi

  © 2025 OborMerah News

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.