Close Menu
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook WhatsApp X (Twitter) Instagram
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
OBORMERAH
Beranda » AMMAN Dalam Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Pertanian Gandeng Aliksa Organik
NASIONAL

AMMAN Dalam Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Pertanian Gandeng Aliksa Organik

Tim redaksiBy Tim redaksiApril 11, 2026Tidak ada komentar36 Views
WhatsApp Facebook Twitter Email
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email

Sumbawa Barat Obormerahnews.com-PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) salah satu perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Indonesia selalu melaksanakan berbagai inisiatif berkelanjutan yang di direalisasikan dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM).

Baca juga: Buntut Dugaan Kongkalikong Pencairan Konsinyasi Dana Tol Cisumdawu, Ahli Waris Laporkan PN Sumedang ke KPK

Seluruh inisiatif ini mencangkup pengembangan kapasitas masyarakat yang bertujuan untuk mensejahterakan serta potensi sumber daya manusia dan wilayah Kabupaten Sumbawa Barat terutama pasca tambang beroperasi.

Melihat pertanian saat ini yang berkembang masih didominasi oleh sistem konvensional yang bergantung pada penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetis.Dan pola budidaya itu menimbulkan berbagai permasalahan, seperti penurunan kualitas dan kesuburan tanah serta meningkatnya biaya produksi. Menyikapi hal tersebut.

Aji Suryanto, Senior Manager Social Impact AMMAN menyampaikan.
“Dalam program PPM Amman pengembangan pertanian organik merupakan integrasi dari berbagai hal, untuk mengurangi dampak lingkungan, unsur pendapatan dan aspek sosial serta kelembagaan,”ungkapnya. Sabtu (11/4/2026), bertempat di persawahan Mahdi Desa Benete Kecamatan Maluk Kabupaten Sumbawa Barat.

Ia menjelaskan pertanian organik dilakukan karena melihat keadaan tanah di kecamatan maluk sudah lumayan kritis, harus ada pendekatan yang berbeda ketika melakukan budi daya pertanian padi, karena kondisi tanah bisa mempengaruhi untuk produksi padi yang bisa dihasilkan.

Dan untuk meningkatkan kapasitas maka memilih organik agar kelompok tani bisa berdaulat dan mandiri. Menghasilkan kompos sendiri bisa membuat MOL (mikroorganisme lokal) sendiri dan benar benar mengoptimalkan apa yang ada di sekitar mereka, melakukan efisiensi sambil memperbaiki lingkungan di sekitarnya.

” Ketika mereka bisa mandiri melakukan ini semua dengan upaya yang lebih, untuk menjaga ekosistem mendampingi petani agar bisa lebih memahami terkait ada organisme apa saja di pertanian ini tidak semua harus dianggap sebagai hama tapi kita menjaga keseimbangannya,” jelas Aji.

Dalam program PPM Amman pertanian organik banyak sekali ilmu pertanian yang di sampaikan oleh mitra pelaksana Aliksa organik selaku SRI Consultant yang sudah mendampingi kelompok tani di desa Maluk dan desa Benete yaitu dengan sekolah lapangannya.

Sekolah lapangan ini bisa langsung praktek tentang pertanian organik , merubah sistem pertanian konvensional dan di lapangan bisa melakukan analisis situasi,artinya apapun yang di laksanakan berdasarkan data aktual dilapangan.

1 2
Share. WhatsApp Facebook Twitter
Previous ArticleBuntut Dugaan Kongkalikong Pencairan Konsinyasi Dana Tol Cisumdawu, Ahli Waris Laporkan PN Sumedang ke KPK
Next Article Polsek Maluk Laksanakan Monitoring Harga BBM
Tim redaksi
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

REGIONAL

Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

By Tim redaksiOktober 8, 20260

Pangandaran Obormerahnews.com-Tokoh Masyarakat Pangandaran, Jeje Wiradinata berbicara keras soal kemanfaatan peringatan milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran.…

Warga Keluhkan Camat Gunungtanjung Kab Tasik Jarang Ngantor, Tokoh Sebut Kinrjanya Buruk dan Sering Mangkir Rakor

Oktober 8, 2026

Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Oktober 8, 2026

Begini Penjelasan RSUD Pandega Soal Perbedaan Flu Biasa vs Influenza A

Oktober 8, 2026

Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat

Oktober 8, 2026

BACA JUGA

Seorang Warga Tua Nanga Terseret Arus Sungai, Polsek Poto Tano Bersama Masyarakat Lakukan Pencaria

Desember 25, 2024

Kapolres KSB Lakukan Pengecekan Rutin di Rutan Mapolres Ada Beberapa Hal Yang di Sampaikan

Februari 29, 2024

Polres Sumbawa Barat Lakukan Penyelidikan Penemuan Mayat Bayi Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah

November 12, 2024

HUT Karang Taruna Kab.Ciamis Ke-63, Ketua DPRD Nanang Permana Sebut Pilar Pembangunan Generasi Muda

Oktober 1, 2023

Dua PAW Anggota DPRD Pangandaran Resmi Dilantik, Diharapkan Bisa Melayani Rakyat

November 20, 2024

BERITA POPULER

Jeje Wiradinata Bicara Keras Soal Milangkala ke-14 Pangandaran, Bandingkan Dana Joged-Joged dengan Penanganan Bencana

Oktober 8, 2026

Warga Keluhkan Camat Gunungtanjung Kab Tasik Jarang Ngantor, Tokoh Sebut Kinrjanya Buruk dan Sering Mangkir Rakor

Oktober 8, 2026

Raih Akreditasi Tingkat Utama, RSUD Pandega Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Keselamatan Pasien

Oktober 8, 2026

Begini Penjelasan RSUD Pandega Soal Perbedaan Flu Biasa vs Influenza A

Oktober 8, 2026

Soal Mitos atau Fakta Infeksi HPV, RSUD Pandega Pangandaran Edukasi Masyarakat

Oktober 8, 2026

BERITA TERPOPULER

Diduga Gunakan Dana Hibah Rp4 Miliar Beli Mobil Atas Nama Pribadi, Ketua Baznas Kab Tasikmalaya Harus Bertanggung Jawab

By Tim redaksi

Ketua LPM Kab Tasikmalaya Tantang Ketua Baznas Tunjukan LPJ dan NPHD Bantuan Hibah ke Fublik

By Tim redaksi

Warga Laporkan Kades Sindangjaya ke Kejari Ciamis, Camat Mangunjaya Surati Inspektorat Minta Audit Dana Desa

By Tim redaksi

Kades di Pangandaran Murka Gegara Pemkab Lebih Memilih Beli Mobdin Baru Ketimbang Bayar Gaji Perangkat Desa

By Tim redaksi

Dinas-Dinas di Kab Pangandaran Ngeluh Kurang Anggaran, Ada Kepala Dinas Pilih Pakai Motor ke Kantor

By Tim redaksi
Facebook WhatsApp YouTube TikTok Instagram

Tabloid OborMerah

obormerah.com bisiknews.com

Unduh Aplikasi OborMerah

Tentang Kami + Pedoman Media Siber + Redaksi

  © 2025 OborMerah News

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.