Ia mengaku menerima laporan dari warga terkait masih adanya anak-anak yang bermain hingga larut malam, menyalakan petasan, atau membuat keributan di lingkungan perumahan maupun di sekitar masjid. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.
“Karena saya mendapatkan laporan masih ada anak-anak yang mengganggu ketertiban dalam lingkungan. Ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Peran orang tua sangat dibutuhkan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang pentingnya menghormati orang yang sedang beribadah,” tegasnya.
Selain kepada orang tua, Badaruddin juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat keamanan untuk bersama-sama melakukan pembinaan secara persuasif kepada anak-anak dan remaja. Ia menilai edukasi dan pendekatan yang humanis akan lebih efektif dalam menanamkan kesadaran dibandingkan langkah yang bersifat represif.
Baca juga: Bhabinkamtibmas Kelurahan Menala Kunjungi Pasien ODGJ, Pastikan Pengobatan Berjalan Teratur
Dengan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, ia berharap suasana Ramadan di Kabupaten Sumbawa Barat dapat berjalan aman, tertib, dan penuh keberkahan.(Red)
