Lebih lanjut bupati memaparkan, bahwa keputusan penempatan dalam mutasi tersebut tentu didasarkan pada pencermatan dan penilaian yang teliti, mengacu pada analisis yang cermat.
Hal ini, kata dia, bertujuan untuk memastikan bahwa penempatan tersebut sesuai dengan kebutuhan dan potensi individu, sehingga mampu memberikan kontribusi maksimal sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang diemban.
Kepala BKPSDM Dr. H. Irfan Nur Alam, SH. HM, mengatakan bahwa yang mengalami mutasi dan rotasi hari ini sebanyak kepala 129 pejabat yang terdiri dari dua pejabat esselon 3a, 10 pejabat esselon 3b, dan 119 pejabat eselon 4.
“Mutasi dan rotasi ini sebagai bentuk pengembangan karier, dan semoga para pejabat tersebut bisa langsung beradaptasi di tempat yang baru untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata H. Irfan.(Jalu)**
