Close Menu
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook WhatsApp X (Twitter) Instagram
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
OBORMERAH
Beranda » Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Untuk Pencegahannya Menjadi Tanggung Jawab Bersama
NASIONAL

Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Untuk Pencegahannya Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Tim redaksiBy Tim redaksiMaret 12, 2026Tidak ada komentar35 Views
WhatsApp Facebook Twitter Email
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email

Perlu di ketahui juga di DP2KBP3A ini ada 1 UPTD tapi garis Hirarki nya langsung ke Kepala Dinas. Kami tetap bersama dengan UPTD, di sini pencegahannya dan di UPTD penanganannya.

“Kalau penanganan kasus yang ada aduan ke sini tetap selesai 100 persen, jadi data yang benar benar di Assessment sama mereka dan lengkap.

Sebagai bentuk Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak Bidang P3A DP2KBP3A membentuk PPATBM di masing masing desa untuk membantu dan menghadirkan layanan terdekat bagi masyarakat yg mengalami kekerasan, baik fisik maupun psikis. PPATBM merupakann Perlindungan Perempuan dan Anak Terpadi Beebasis Masyarakat yang menjadi pintu pertama bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan terkait kekerasan perempuan dan anak. Di Desa yang sudah kita bentuk PPATBM, kalau ada kasus kekerasan baik anak maupun perempuan , misalnya KDRT bisa di Assessment dulu di desa dan kalau memerlukan rujukan bisa di antar ke kami.

“Salah satu tujuan pembentukan PPATBM ini adalah sebagai upaya Untuk mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak. Di kabupaten Sumbawa Barat yang sudah mendeklarasikan desa ramah perempuan peduli anak itu dan sudah berjalan baru di Kecamatan Jereweh, Maluk dan Sekongkang,” untuk desa / kelurahan yg belum kami mendorong terus dan bekerjasama dalam pemenuhan indikator indikator sebagai syarat untuk bisa mendeklarasikan DRPPA. ungkap Kabid Ermawati.

Dalam penangan kasus anak, untuk memudahkan mereka datang, akan tetapi jika tidak memungkinkan mereka datang maka kita yang turun. Untuk layanan yang diberikan UPTD itu ada tahapan tahapannya seperti pengaduan pendampingan, jangkauan kasus dan layanan psikologi.Dan kalau sudah masuk ke ranah hukum,sidang itu semua bagiannya APH.

“Kami fokus untuk pemulihan fisik psikologisnya sampai kalau nanti anak itu butuh tempat aman dan pemulihan psikologis lebih lanjut, maka UPTD akan meeujuk ke Sentra Paramita di Mataram,” tandasnya.

Di tempat yang sama Ns. Ayu Dewi Hastuti, S.Kep., M.M.Inov menambahkan fokus pencegahan selain kegiatan berdasarkan anggaran yang ada di DPA, kita juga melibatkan lintas sektor, peran peran kolaboratif yang kita utamakan. Di Kab. Sumbawa Barat ada banyak kelompok anak yg tergabung dalam Forum Anak Sumbawa Barat, kami memberikan ruang kepada mereka untuk bisa berpartisipasi dalam pencegahan kekerasan terhadap anak. Dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai Pelopor dan Pelapor dan ini merupakan program kerja Forum Anak Sumbawa Barat yaitu Fasbar Go To School di mana Forum Anak turun ke beberapa sekolah untuk memberikan edukasi kepada teman ² sebayanya terkait dengan pencegahan kekerasan kepada anak dan sudah berjalan beberapa tahun. Mereka berkelompok sampai 10 orang dan turun ke sekolah sekolah.mereka sosialisasi terkait tentang Hak hak anak, Bullying, tentang Narkoba, Pencegahan perkawinan Anak.Setiap Car free day, di pameran juga mereka gabung sama kita untuk mensosialisasikan kekerasan terhadap anak,” tambahnya.

Dan di akhir penyampaiannya Kabid Ermawati menegaskan untuk pencegahan kekerasan perempuan dan anak kita gandeng desa desa, semua lini yang ada di desa harus peduli kita libatkan semua di dalam PPATBM ada PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas,Bidan Desa. Harus kita masif kan Bahwa masalah pencegahan kekerasaan perempuan dan anak bukan masalah DP2P3A saja, tapi ini jadi masalah kita bersama dan harus ada kepedulian dari kita semuanya.

Baca juga: ASN Pangandaran Mendapat THR dan TPP, tetapi PPPK Paruh Waktu Tidak Disebut
.
“Bagaimana kepedulian masyarakat yang harus kami munculkan, peran kita sebagai masyarakat sebagai garda terdepan untuk pencegahan ini, karena yang pertama melihat, mendengar pasti tetangga.Kami siap saja untuk membantu, tidak ada yang tidak terbantukan kalau memang ada laporannya.
” Jangan takut untuk melapor, jika mendengar, melihat terjadi kekerasan terhadap perempuan dan anak di sekitar kita,” pungkasnya.(Red)

1 2
Share. WhatsApp Facebook Twitter
Previous ArticleKades Mantun Ajak Warga Perbanyak Amal di Bulan Ramadhan dan Jaga Kondusivitas Desa
Next Article Waka DPRD KSB Badaruddin Duri Gelar Reses di Pesantren
Tim redaksi
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

REGIONAL

Pemkab Pangandaran dan DPRD Satukan Langkah, KUA-PPAS 2027 Difokuskan pada APBD yang Berkualitas dan Berkelanjutan

By Tim redaksiJuli 30, 20260

Pangandaran Obormerahnews.com-Pangandaran Obormerahnews.com-Pemerintah Kabupaten Pangandaran resmi menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon…

Bantah Isu Diborongkan, Kepsek SMP Islam Terpadu Wahana Bhakti: Pembelanjaan Matrial melaui Siplah

Juli 30, 2026

AMMAN Dukung PORPROV XII NTB 2026 Dorong Kemajuan Olahraga, Budaya dan UMKM Lokal

Juli 29, 2026

Diduga Langgar SNI, Proyek Irigasi Rp229 Juta di Cikawung Pancatengah Disorot Aktivis

Juli 28, 2026

Diduga Ada Penggiringan dari Disdik, Kepsek SMP Islam Terpadu Wahana Bhakti Bojonggambir Borongkan Proyek Swakelola Sebesar Rp1 Miliar

Juli 28, 2026

BACA JUGA

Warga Binaan Dzikir dan Doa Bersama Untuk Kebaikan Bangsa

September 1, 2025

10 Desa di Kab Tasikmalaya yang Terima Dana Desa 2025 Tertinggi, Paling Banyak Desa Cukangkawung Rp1,7 Miliar

Mei 25, 2025

Pj Walikota Tasik Buka Musrenbang RPJPD Kota Tasik 2025-2045

Mei 21, 2024

90,07 Persen Kartu Sumbawa Barat Maju Terdistribusi, Tim Terus Bekerja Hingga Pelosok Desa

April 16, 2026

Dandim 1628/Sumbawa Barat di Moment HUT RI Ke-78, Bedah Rumah Dari Program RTLH Di Desa Maluk

Oktober 7, 2023

BERITA POPULER

Pemkab Pangandaran dan DPRD Satukan Langkah, KUA-PPAS 2027 Difokuskan pada APBD yang Berkualitas dan Berkelanjutan

Juli 30, 2026

Bantah Isu Diborongkan, Kepsek SMP Islam Terpadu Wahana Bhakti: Pembelanjaan Matrial melaui Siplah

Juli 30, 2026

AMMAN Dukung PORPROV XII NTB 2026 Dorong Kemajuan Olahraga, Budaya dan UMKM Lokal

Juli 29, 2026

Diduga Langgar SNI, Proyek Irigasi Rp229 Juta di Cikawung Pancatengah Disorot Aktivis

Juli 28, 2026

Diduga Ada Penggiringan dari Disdik, Kepsek SMP Islam Terpadu Wahana Bhakti Bojonggambir Borongkan Proyek Swakelola Sebesar Rp1 Miliar

Juli 28, 2026

BERITA TERPOPULER

Diduga Gunakan Dana Hibah Rp4 Miliar Beli Mobil Atas Nama Pribadi, Ketua Baznas Kab Tasikmalaya Harus Bertanggung Jawab

By Tim redaksi

Ketua LPM Kab Tasikmalaya Tantang Ketua Baznas Tunjukan LPJ dan NPHD Bantuan Hibah ke Fublik

By Tim redaksi

Warga Laporkan Kades Sindangjaya ke Kejari Ciamis, Camat Mangunjaya Surati Inspektorat Minta Audit Dana Desa

By Tim redaksi

Kades di Pangandaran Murka Gegara Pemkab Lebih Memilih Beli Mobdin Baru Ketimbang Bayar Gaji Perangkat Desa

By Tim redaksi

Dinas-Dinas di Kab Pangandaran Ngeluh Kurang Anggaran, Ada Kepala Dinas Pilih Pakai Motor ke Kantor

By Tim redaksi
Facebook WhatsApp YouTube TikTok Instagram

Tabloid OborMerah

obormerah.com bisiknews.com

Unduh Aplikasi OborMerah

Tentang Kami + Pedoman Media Siber + Redaksi

  © 2025 OborMerah News

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.