Pada Januari 2025, KONI akan mulai mengidentifikasi cabang olahraga serta atlet yang akan dibina untuk mengikuti BK Porprov. Setelah itu, pembinaan intensif akan dilakukan hingga monitoring atlet yang direncanakan akan berlaga di Porprov 2026 di Bogor, Depok, dan Bekasi.
3. Pengajuan Anggaran BK Porprov
Untuk mengikuti BK Porprov 2025 dengan melibatkan sekitar 30 cabang olahraga, KONI mengajukan kebutuhan anggaran lebih dari 5 miliar kepada Disdikpora.
Agus juga meminta kepada DPRD Pangandaran untuk dapat mempertimbangkan dan membantu solusi terkait anggaran tersebut.
“Terlebih kepada para atlet asal Pangandaran, yang menjadi kekhawatiran adalah adanya potensi perpindahan atlet asal Pangandaran ke kabupaten/kota lain, ini disebabkan minimnya sokongan finansial dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran,” papar Agus Mulyana.
Dalam kesempatan yang sama Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin menuturkan, bahwa solusi anggaran tetap harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Namun, kami berusaha dan berjanji akan mengupayakan pembahasan lebih lanjut dengan pemerintah daerah untuk memastikan program-program KONI tetap berjalan,,” tuturnya.
Ketua DPRD Pangandaran juga menekankan agar KONI tetap berkomitmen untuk mengembangkan dibidang dan cabor-cabor olahraga yang ada di Pangandaran dan dapat raih prestasi secara maksimal dalam ajang Porprov mendatang.(*)
