Tetapi AM bersikukuh tidak bisa memberikan informasi tentang ke siapa kelebihan anggaran tersebut diberikan, “harus dengan orang BPP langsung,” katanya
Sementara itu, terkait dengan pembayaran instalasi listrik baru dengan daya 10.600 VA, menurut Tg, Poktan tidak melakukan pembayaran langsung untuk instalasi listrik, namun diserahkan kepada pihak BPP Pancatengah.
Namun, menurut Kepala BPP dalihnya uang sebesar Rp 22.400.000 diserahkan kepadanya dan kemudian ditransfer ke pihak ketiga an Sdr Cecep oleh BPP Pancatengah.
Ini menimbulkan pertanyaan tentang siapa yang sebenarnya melakukan pembayaran instalasi listrik dan kemana sisa uang tersebut digunakan, karena ketika di cek di aplikasi PLN Mobile, biaya pemasangan baru untuk daya 10.600VA adalah sebesar Rp12.030.400
Ketika ditanya soal harga instalasi listrik, Tg mengaku, tidak tahu pasti karena semua prosesnya ditangani oleh BPP,” kata Tg.
Bahkan Tg membeberkan dia harus berhutang ke toko matrial untuk pembangunan rumah pompa dan upah kerja tukang yg membangun rumah pompa tersebut karena tidak memiliki uang lagi.(Adie)**
