“Dalam pesta demokrasi Pemilihan Gubernur / wakil Gubernur, Bupati / Wakil Bupati yang dilaksanakan secara serentak tentu akan ada perbedaan pilihan di tengah masyarakat, namun hendaknya tidak sampai menimbulkan perpecahan kerukunan di masyarakat, hindari fitnah, berita bohong atau hoax dengan cara mengkonfirmasi terlebih dahulu kebenaran informasi yang diterima sehingga bisa terhindar dari kesalah pahaman sesama masyarakat,” ucap Iptu Zainal.
Baca juga: Iwan Ola Didepak Dari Ketua DPC Gerindra Pangandaran, Digantikan Calon Bupati Ujang Endin
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Operasi Mantap Praja 2024, selain patroli dialogis juga dilaksanakan patroli ke penyelenggara Pilkada seperti di Kantor KPU maupun Bawaslu, semua dilakukan untuk menjamin terciptanya suasana Pilkada yang aman, tertib, dan penuh rasa kedamaian.(Red).
