Ibu berstatus janda khusus ini juga ketika berada di Kantor Desa Bukit Damai pada hari Selasa melakukan gotong royong bersama di seputaran kantor Desa.
Kades Suwardi memaparkan,adapun untuk 1 orang janda khusus berhak mendapatkan kupon untuk belanja di pasar senilai lima belas ribu rupiah.
“Saat itu ketika bapak saya meninggal dunia saya masih kecil, dan setelah bapak meninggal jangankan untuk biaya sekolah, untuk beli sayur tiap hari saja ibu saya sudah kewalahan dan cari pinjaman sana sini, makanya program unggulan Desa Bukit Damai ini sangat terinspirasi oleh keadaan saya saat masih kecil,” ungkapnya.
Salah seorang ibu berinisial ” W” berstatus janda di tinggal meninggal suaminya yang merupakan warga RT 04 RW 01 Dusun Mekarsari, menjadi tulang punggung keluarga dengan 3 orang anak yang ketiganya masih bersekolah di TK, SD dan SMP, merasa terbantu dengan adanya program unggulan dari Desa Bukit Damai ini.
” Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bukit Damai dengan adanya Program Unggulan para janda ke pasar cukup bawa kupon, ini sangat membantu sekali untuk keluarga saya, dan program ini sudah berjalan selama 8 bulan,” pungkasnya.
Dari pantauan media selain Kades Suwardi, juga hadir mendampingi ibu Ketua TP.PKK Desa Bukit Damai,Eli Rosita, Ketua BPD M.Nur, SE, Babinsa Kopda Achmad Fahri, Bhabinkamtibmas Bripka Wawan Gunawan, Kadus Mekarsari, Muhajirin, Sumber Sari, para Ketua RT dan 20 orang ibu – ibu para janda khusus yang menerima bantuan Program unggulan Desa Bukit Damai.
Ditempat yang sama Ketua PKK desa Bukit Damai Eli Rosita, S.Pd, menyampaikan bantuan pangan untuk Janda kurang mampu adalah salah satu kegiatan yang di usung oleh PKK Desa Bukit Damai Melalui APBDes Desa Bukit Damai, dengan jumlah sasaran 20 orang selama 240 hari dalam 1 tahun Kalender.(DND)**
