Upacara Syukur yang rutin dilaksanakan setiap bulan tersebut, kata Bupati, menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, memperkuat komitmen, serta menyatukan tekad dalam menjalankan amanah pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Sebelum upacara dimulai, Bupati Sumbawa Barat juga menyerahkan Santunan Jaminan Kematian bagi peserta Asuransi Nelayan serta menyerahkan dua unit kendaraan TRC Ambulance untuk Puskesmas Poto Tano dan Puskesmas Tongo sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Bupati turut menekankan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia meminta seluruh Kepala OPD untuk membangun komunikasi yang baik, kooperatif, dan terbuka dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) selama proses audit pengelolaan keuangan dan aset daerah Tahun Anggaran 2025.
Baca juga,: Bhabinkamtibmas Kelurahan Menala Kunjungi Pasien ODGJ, Pastikan Pengobatan Berjalan Teratur
“Saya berharap seluruh OPD menyiapkan dokumen dengan baik, dirapikan, dicek kembali agar tidak ada yang terlewat, sehingga kita dapat menjalani pemeriksaan keuangan dengan lancar dan mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih selama 11 tahun berturut-turut,” tegas Bupati. (Red)
