“Jangan coba coba daftarkan sebagai rekanan di dinas itu kalau tidak mau setor sesuai permintaan,”kata Dudung (Nama Samaran) salah seorang pemilik perusahaan yang mengaku pernah beberapa kali gagal memenangkan paket.
Sambungnya, meskipun dirinya sudah keluarkan sejumlah uang untuk ambil dokumen ikut tender, ternyata itu percuma saja,”Karena Tender yang mereka lakukan (ULP dan Dinkes) penuh rekayasa, hanya formalitas saja, karena diduga mereka ada rekanan peliharaan sendiri,” bebernya
Sumber menyebut proyek Dinkes banyak yang mangkrak dan tidak beres seperti pembangunan Pustu di desa Kertasari dan desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Tasik selatan itu rekanan kabur
Modus operandi yang dilakukan oknum Dinkes Kab Tasikmalaya untuk memuluskan praktek pengutipan fie dari para kontraktor dengan cara memenangkan rekanan tertentu berkolaborasi dengan pihak ULP- Dinas mengirimkan list paket plus nama rekanan yang di arahkan pihak Dinas sebagai pemenang untuk di tayangkan pihak ULP.
Baca juga: Satreskrim Polres Banjar Tangkap Pelaku TPPO Anak dibawah Umur
Praktek curang yang melibatkan dua lembaga ini sudah menjadi rahasia umum yang kerap di lakukan pihak Dinkes Kab Tasikmalaya dari tahun ketahun.”Ini perbuatan curang yang akan kami bongkar ke publik,”sebut sebuah sumber.(*)
