“Kalau kita solusinya dengan portofolio,” paparnya.
Ia menerima Kabupaten Pangandaran disebut defisit. Tapi, kenapa Sumedang kalah dengan Pangandaran yang baru berusia 12 tahun.
“Padahal, Sumedang dekat dengan Bandung. Paling satu jam Sumedang ke Bandung. Sedangkan Pangandaran jauh diujung, di kampung,” katanya.
Sementara itu, sebelumnya Calon Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Kedungwuluh, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran pada Rabu 18 September kemarin, ia menyoroti defisit Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pangandaran yang disebut mencapai sekitar Rp Rp 411 Miliar.
“Insyaallah (jika memimpin Jabar) hutang harus segera dibayar. Kita kan umat muslim, dan hutang harus segera diselesaikan. Nah, itu kita harus lihat ko bisa sampai defisit,” kata Erwan, Rabu 18 September 2024.
Erwan merasa heran, daerah Pangandaran yang kaya akan panoramanya, kaya dengan destinasi wisatanya, tapi bisa sampai defisit sekitar Rp 411 miliar.
“Ini harus dicari penyakitnya seperti apa,” katanya.
Kedepan, Ia menegaskan Pemda Kabupaten Pangandaran tidak boleh lagi mempunyai hutang dan harus segera dibayar.
“Mari kita buat formulanya seperti apa, untuk pembayaran hutang Pangandaran yang mencapai Rp 411 miliar,” ujarnya.(*)
