Close Menu
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook WhatsApp X (Twitter) Instagram
OBORMERAH
  • Beranda
  • NASIONAL
  • REGIONAL
  • RAGAM
  • PENDIDIKAN
  • SABA DESA
  • PARLEMEN
  • CIAYUMAJAKUNING
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Beranda
OBORMERAH
Beranda » Di Rapat Paripurna, Wabup KSB Paparkan Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD
NASIONAL

Di Rapat Paripurna, Wabup KSB Paparkan Jawaban Bupati Atas Pemandangan Umum Fraksi DPRD

Tim redaksiBy Tim redaksiSeptember 18, 2025Tidak ada komentar50 Views
WhatsApp Facebook Twitter Email
Share
WhatsApp Facebook Twitter Email

Fraksi Gerindra dan Fraksi Partai Golkar meminta pemerintah daerah segera mendorong PT AMMAN untuk mengoptimasi Smelter dan Kawasan Industri serta mendukung pemerintah pusat untuk dapat memberikan relaksasi ekspor secara terbatas dalam rangka mempertahankan fiskal daerah.

Dalam hal ini Pemda terus mendorong percepatan kawasan industri Sumbawa Barat dan sepakat dengan fraksi Gerindra dan Fraksi Partai Golkar mengenai pentingnya menjaga kesinambungan fiskal daerah, pemerintah terus berupaya sesuai kewenangan yang dimiliki dalam rangka mendukung kesinambungan pembangunan di KSB.

Terkait Belanja Daerah ; Fraksi PKS, Fraksi Gerindra, Fraksi Nasdem, Fraksi Partai Golkar, Fraksi PDI – P menekankan agar belanja daerah benar benar berorientasi pada kepentingan rakyat, terutama dalam penurunan angka kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan layanan dasar pemenuhan belanja wajib (Mandatori Spending) seperti belanja fungsi pendidikan 20 persen dari total belanja daerah yang harus disertai indikator minimal 40 persen dari total belanja daerah harus disertai indikator capaian yang terukur serta dijaga kualitas nya agar tidak hanya mengejar angka tetapi berdampak pada ekonomi rakyat.

Dalam pengalokasian belanja daerah tahun 2026, Pemda tetap memperhatikan kondisi indikator macro daerah dan tetap berkomitmen dalam memenuhi Mandatori Spending yang diamanatkan pemerintah pusat, yang keseluruhan nya dan berdampak nyata pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Fraksi Nasdem Dan Fraksi Partai Golkar memberikan masukan pentingnya keberpihakan anggaran kelompok rentan, penurunan angka kemiskinan, penciptaan segmen pertumbuhan ekonomi baru, serta pemberdayaan ekonomi kerakyatan sehingga berdampak pada ekonomi rakyat serta menekankan transparansi seluruh proses pengadaan dan realisasi anggaran melalui sistem informasi terbuka yang dapat diakses publik.

Masukan tersebut, lanjut Wabup Hj.Hanipah menilai, bahwa masukkan tersebut selaras dengan komite Pemda dalam mengupayakan pembangunan yang inklusif, berkeadilan dan transparan. Komitmen tersebut tercermin dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2026 yang diarahkan untuk perlindungan sosial, pelayanan kesehatan, pendidikan dasar, serta pemberdayaan kelompok miskin dan penyandang disabilitas sebagai bentuk keberpihakan pada kelompok rentan, memperkuat program pengentasan kemiskinan ekstrem, serta intervensi peningkatan gizi dan akses pangan dalam rangka penurunan angka kemiskinan.

Demikian pula dengan catatan dari fraksi partai Golkar, Pemda menyambut baik terhadap rencana pembangunan Balai Latihan Kerja terakreditasi dengan standar nasional, kurikulum berbasis kompetensi, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Selanjutnya pemerintah daerah sependapat dengan pandangan terkait peningkatan konektivitas antar wilayah, untuk perbaikan jalan jereweh Maluk telah teranggarkan di Dipa Balai Jalan Nasional.

Selanjutnya atas usulan Fraksi partai Golkar, Pemda berkomitmen dalam mendukung akselerasi konektivitas antar wilayah, yang diharapkan dapat berimplikasi terhadap percepatan pengembangan pariwisata dan menjadi pengungkit tumbuhnya sektor sektor ekonomi baru di KSB.

Sedangkan untuk penyelenggaraan Tenaga Kerja sesuai pertanyaan Fraksi PDI-Perjuangan, Pemda terus berupaya memperluas pelatihan kerja berbasis kompetensi dengan melibatkan dunia kerja dan dunia industri serta akan terus melakukan evaluasi dan penguatan program rekrutmen satu pintu tenaga kerja.

Pandangan fraksi PAN terhadap keberadaan PTT yang belum menjadi PPPK. Pengangkatan non ASN menjadi PPPK merupakan kebijakan pemerintah pusat dalam rangka melaksanakan ketentuan Undang undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Dijelaskan, bahwa pengadaan PPPK formasi Tahun 2024, telah diangkat untuk tahap pertama sejumlah 2.314 orang pada bulan Agustus tahun 2025 dan 137 orang untuk tahap kedua akan diangkat pada bulan Oktober 2025.

Jumlah tersebut merupakan pengangkatan PPPK terbanyak di NTB. Untuk PPPK yang tidak lulus pada tahap pertama dan tahap kedua serta telah terdata di BKN, sejumlah 276 orang, saat ini sedang dalam proses pengisian daftar riwayat hidup untuk diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu. Selanjutnya untuk PTT yang tidak terakomodir pada tahap pertama, kedua dan PPPK Paruh Waktu, Pemda sedang mencari formulasi yang tepat sehingga tetap dapat diberdayakan.

Sedangkan untuk Pembiayaan Daerah, Fraksi PKS, Fraksi PDIP, Fraksi Partai Golkar, dan Fraksi Nasdem, meminta penjelasan mengenai rencana pemanfaatan silpa Rp 200.000.000.000. agar pengelolaan silpa tidak sekedar menutup defisit dan pelaksanaan APBD lebih efisien serta memastikan alokasi nya untuk program program prioritas. Maka perlu dijelaskan, terkait Silpa tahun 225 diperuntukkan program program prioritas daerah, termasuk didalamnya untuk pembangunan infrastruktur pendukung pengembangan pariwisata, pertanian dan peternakan sebagai ikhtiar untuk menciptakan segmen segmen pertumbuhan ekonomi baru di KSB.

Baca juga: Pastikan Keamanan di Pelabuhan, Personel Polsek KPL Poto Tano Laksanakan Patroli Rutin

Terkait Fraksi PPP-PKB yang menanyakan tidak dialokasikan pengeluaran pembiayaan daerah, oleh Pemda tidak mengalokasikan pengeluaran pembiayaan pada APBD Tahun 2026, disebabkan karena pemberian penyertaan modal telah melewati jangka waktu yang telah memenuhi jumlah maksimal, sesuai yang telah ditetapkan dalam peraturan daerah (Perda). Sehingga diperlukan perda baru dilakukan penambahan penyertaan modal.(Red)**

1 2
Paripurna Wabup KSB
Share. WhatsApp Facebook Twitter
Previous ArticleKades Tuananga Angkat Bicara Terkait Pengeroyokan Management Villa PT.Bukit Samudra Sumbawa
Next Article Kapolres Sumbawa Barat Apresiasi Dedikasi Polwan di Hari Jadi ke-77
Tim redaksi
  • Website

Leave A Reply Cancel Reply

BERITA TERBARU

REGIONAL

Ini Prediksi Calon Plh Sekda Pangandaran, Rida Nirwana Atau Agus Nurdin?

By Tim redaksiApril 29, 20260

Pangandaran Obormerahnews.com-Setelah beberapa hari lalu ramai beredar nama-nama calon Sekda, kini muncul lagi daftar calon…

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Sumbawa Besar Panen Raya Jagung Bersama Warga Binaan

April 29, 2026

Besok, ASN Pemkab Pangandaran ‘Ngabring’ ke Bandung, Antar Sekda Kusdiana Pulang Kampung

April 28, 2026

Penyimpangan Dana BOS SDN 1 Sukamanah Kab Tasik Mencuat, Bendahara dan Kepsek Diduga Bersekongkol Buat SPJ FIktif

April 28, 2026

Pemda KSB Tegaskan Pemindahtanganan Aset Tetap Ikuti Regulasi, Utamakan Kesejahteraan Masyarakat

April 27, 2026

BACA JUGA

Ujang Endin dan Iwan Ola Berebut Rekomendasi Gerindra Untuk Pilkada Pangandaran

Juni 4, 2024

Pemdes Tongo Salurkan BLT -DD Tahap II Kepada Masyarakat Penerima Manfaat

Juni 6, 2024

Polres Sumbawa Barat Gelar Sidang BP4R Bagi Personil Yang Akan Menikah

Januari 25, 2025

Menyambut HUT Polantas ke-69 Sat Lantas Polres Sumbawa Barat Salurkan Air Bersih ke Masyarakat

September 7, 2024

Bupati Herdiat Janji Bikin Mulus Jalan Entrog-Kalijati di Awal 2024, Kades Pasawahan: Mudah-mudahan Jadi Kenyataan

Desember 19, 2023

BERITA POPULER

Ini Prediksi Calon Plh Sekda Pangandaran, Rida Nirwana Atau Agus Nurdin?

April 29, 2026

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Sumbawa Besar Panen Raya Jagung Bersama Warga Binaan

April 29, 2026

Besok, ASN Pemkab Pangandaran ‘Ngabring’ ke Bandung, Antar Sekda Kusdiana Pulang Kampung

April 28, 2026

Penyimpangan Dana BOS SDN 1 Sukamanah Kab Tasik Mencuat, Bendahara dan Kepsek Diduga Bersekongkol Buat SPJ FIktif

April 28, 2026

Pemda KSB Tegaskan Pemindahtanganan Aset Tetap Ikuti Regulasi, Utamakan Kesejahteraan Masyarakat

April 27, 2026

BERITA TERPOPULER

Diduga Gunakan Dana Hibah Rp4 Miliar Beli Mobil Atas Nama Pribadi, Ketua Baznas Kab Tasikmalaya Harus Bertanggung Jawab

By Tim redaksi

Ketua LPM Kab Tasikmalaya Tantang Ketua Baznas Tunjukan LPJ dan NPHD Bantuan Hibah ke Fublik

By Tim redaksi

Warga Laporkan Kades Sindangjaya ke Kejari Ciamis, Camat Mangunjaya Surati Inspektorat Minta Audit Dana Desa

By Tim redaksi

Kades di Pangandaran Murka Gegara Pemkab Lebih Memilih Beli Mobdin Baru Ketimbang Bayar Gaji Perangkat Desa

By Tim redaksi

Dinas-Dinas di Kab Pangandaran Ngeluh Kurang Anggaran, Ada Kepala Dinas Pilih Pakai Motor ke Kantor

By Tim redaksi
Facebook WhatsApp YouTube TikTok Instagram

Tabloid OborMerah

obormerah.com bisiknews.com

Unduh Aplikasi OborMerah

Tentang Kami + Pedoman Media Siber + Redaksi

  © 2025 OborMerah News

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.