Kab Tasik Obormerahnews.com-Kebutuhan pasien akan darah di RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya dimanfaatkan calo untuk mencari keuntungan.
Tak tanggung-tanggung, keluarga pasien yang membutuhkan darah harus merogoh kocek hingga Rp 350 ribu per labu untuk mendapatkan pendonor.
Ulah-ulah calo ini, baru terungkap beberapa hari terakhir setelah keluarga pasien melapor ke pihak RSUD KHZ Musthofa.
Menurut salah seorang pegiat sosial Dadan mengatakan rumah sakit sekelas RSUD KHZ Musthofa yang sudah punya gedung megah tidak bisa menyediakan darah untuk pasien darurat?
Lalu, lanjut Dadan, kenapa ada orang luar yang bisa dengan cepat mendatangkan darah dan menjualnya di sekitar rumah sakit,” katanya
Dadan juga menyindir lemahnya sinergi antara rumah sakit dan lembaga donor resmi seperti PMI Kabupaten Tasikmalaya, yang menurutnya selama ini “mati suri”.
“PMI Kabupaten yang ada di Cigalontang seharusnya diaktifkan kembali. Jangan sampai anggaran besar yang dikucurkan ke rumah sakit malah tidak berdampak pada masyarakat kecil yang butuh layanan terbaik.” Imbuhnya .
